Artikel lain

Jumat, 23 Agustus 2013

Undangan dari Sumenep

Meski ada yang bilang, momentum tidak terduga itu adalah kebetulan, namun ketika direnungkan lagi, tidaklah ada kebetulan di dunia ini. Semua momentum yang kita lewati adalah lahan garapan, dalam rangka mengisi detik-detik kehidupan. Semua ada dalam rentang pengetahuan dan rencana Allah Yang Maha Mengetahui. Hanya saja, kita, dengan pengetahuan yang terbatas dibandingkan ilmu Allah, menganggapnya sebagai sebuah kebetulan.

Begitulah, sayapun mengalami peristiwa semacam itu di pertengahan bulan Mei hingga Minggu pertama bulan Juni 2012. Secara tidak terduga, seseorang dari kabupaten Sumenep, Madura, yang membeli ebook saya, “Cara Kreatif Mengajar Anak Balita Membaca"“, mengundang saya datang ke sekolahnya untuk sharing seputar pendidikan anak usia dini. Entah apa yang mendorong beliau ‘berani’ mengundang saya yang jelas-jelas bukanlah tokoh penting dunia PAUD. Beliau siap bertanggung jawab dengan akomodasi yang pastinya tidak sedikit dan seolah siap juga dengan kemampuan saya berbagi pengetahuan, padahal beliau tidak mengenal saya.

Selama ini, berulang kali saya meyakinkan diri bahwa saya tidak cocok berbagi pengetahuan dengan model ceramah, menjadi pembicara. Saya bukan tipe orang yang kuat lama-lama “berceramah”. Suara saya pasti ‘kabur’ dalam hitungan lebih dari 30 menit. Itulah sebabnya saya lebih suka menulis daripada ‘ceramah’. Tapi, suara telepon di seberang sana, seolah memiliki kekuatan’ magis’. Beliau sangat serius dan antusias. Setelah dipending selama seminggu, akhirnya dengan izin suami, saya memutuskan untuk berangkat.

Itulah awal perjalanan yang ingin saya ceritakan, mungkin dalam beberapa seri tulisan, di mana akhirnya saya temukan hal-hal luar biasa. Sesuatu yang seolah merupakan bayangan nyata dari beberapa kalimat menarik dalam sebuah buku inspiratif yang pernah saya baca, “Stones into Schools” karya Greg Mortenson. Kita bisa berbuat sesuatu untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik dengan tekad dan keberanian untuk menghadapi risikonya.

Tidak ada komentar:

Tentang Saya

Saya, ibu dua anak. Anak-anak saya tidak bersekolah formal. Blog ini berisi pemikiran, hasil belajar, dan beberapa pengalaman.

Jika Anda menggunakan tulisan di blog ini sebagai referensi: (1) HARAP TIDAK ASAL copy paste, (2) Selalu mencantumkan link lengkap tulisan. Dengan begitu Anda telah berperan aktif dalam menjaga dan menghargai hak intelektual seseorang.