Dulu, anak-anak ikut berkebun bukanlah hal yang istimewa. Tanpa disuruh dan juga diprogramkan khusus, anak-anak di kampung dengan sendirinya berbaur dalam kegiatan berkebun orang tua mereka. Tetapi sekarang, bukan hanya anak-anak kota yang tak kenal dengan aktivitas ini, anak-anak kampung pun sudah meninggalkan kebiasaan bercocok tanam dan mengganti mainan mereka dengan play station.
Sekolah formal kurang bisa diharapkan dalam membentuk kebiasaan bercocok tanam murid-muridnya, maka orang tua-lah yang masih mungkin menanamkan kecintaan terhadap bidang yang satu ini.
Kami telah mencobanya di rumah dengan anak-anak, dan hasilnya alhamdulillah cukup menggembirakan. Banyak pula pelajaran yang kami dapatkan. Kami berharap, kelak mereka terbiasa "menghijaukan" lingkungannya:
Puasa Sementara Berpuas-puas Kemudian?
-
Kemarin, kami berempat (saya, suami, dan dua anak saya) pergi ke Jatinangor
untuk satu keperluan. Sebenarnya ingin sekalian ke Bandung, mencari bibit
tanam...



